
Mereka memilih diam. Bukan karena kuat, tapi karena takut, malu, atau merasa tak ada yang bisa memahami. Sebagai orang tua, kadang kita baru menyadari ketika semuanya sudah terlambat. Karena itu kenali tanda-tanda berikut ini:
❗ Tiba-tiba jadi pendiam atau emosional
❗ Sering mengeluh malas sekolah tanpa alasan jelas
❗ Menarik diri dari pertemanan
❗ Saat ditanya, jawabannya selalu: “Nggak apa-apa…”
⚠️Bullying Itu Nyata, dan Dampaknya Serius⚠️
Jangan anggap remeh - bullying bisa meninggalkan luka jangka panjang:
❌ Menurunnya rasa percaya diri
❌ Gangguan mental: cemas, depresi, bahkan trauma
❌ Prestasi sekolah menurun
❌ Terbentuk pola pikir negatif hingga dewasa
Bullying sering terjadi diam-diam tanpa kita sadari.
E-course “Happy Tanpa Bully for Parents”
Sebuah panduan praktis untuk membantu orang tua:
✔️ Mengenali tanda-tanda bullying sejak dini
✔️ Menanggapi anak dengan pendekatan empatik
✔️ Membangun komunikasi dan rasa aman
✔️ Mencegah dan menangani bullying secara bijak
1️⃣ Mengenal Bibit Bully
Kenali kebiasaan kecil yang bisa jadi awal bullying
2️⃣ Mengenal Akar, Ciri, dan Evolusi Bully
Pahami perkembangan bentuk bullying
3️⃣ Korban: Kenali, Lindungi
Langkah nyata mendampingi anak yang jadi korban
4️⃣ Berdayakan Bystanders Jadi Upstanders
Bantu anak berani bersikap saat melihat bullying
5️⃣ Pembully Juga Butuh Bantuan
Cara bijak menangani pelaku yang sering juga korban
🎁 BONUS SPESIAL (Senilai Rp 500.000)
✅ Kartu 20 Bibit Bully – File printable siap cetak
✅ Ebook “Happy Tanpa Bully” – Panduan lengkap untuk orang tua
✅ SOP Pencegahan & Penanganan Bully – Langkah konkret siap pakai
✅ 5 Poster Edukatif – File printable untuk rumah/sekolah (Rp
📹 Video Pembelajaran – Bisa ditonton kapan saja, akses seumur hidup
💬 Grup WhatsApp Eksklusif – Diskusi, sharing, dan tanya jawab bareng orang tua lain
💰 Total Nilai: Rp 1.500.000
🎉 Tapi kamu cukup investasi Rp 99.000 saja!
Untuk bekal jadi pelindung pertama anak dari luka bernama bullying.

Apa kata mereka yang telah mengikuti?


Jangan tunggu sampai anak mengalami luka yang tak terlihat.
Jangan tunggu sampai mereka berhenti bercerita.
Mulailah dari langkah kecil yang berdampak besar: memahami, mendampingi, dan melindungi.